• July 21, 2017

    SKPR Asia

    Watch this video to know what’s branding!

  • August 26, 2015

    Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Lewat Animasi

    health

    Berbagai macam penyakit datang menyerang tanpa kita ketahui. Apalagi kesadaran masyarakat kita akan penyakit sangat minim. Ditambah lagi bahasa kedokteran maupun kesehatan sangat sulit dimengerti orang awam. Namun kini ada solusinya dan banyak cara untuk meningkatkan kesadaran tentang kesehatan. Misalnya saja dengan menyampaikan lewat animasi, bahkan dengan membuat kompetisinya.

    Menurut seorang ahli animasi Indonesia, Wahyu Aditya, metode ini cukup efektif diaplikasikan kepada masyarakat yang terkadang terlanjur malas mencari tahu lantaran rumitnya bahasa kedokteran maupun kesehatan. Dengan animasi orang dapat paham lebih mudah.

    Hal tersebut, kata Wahyu, dapat terjadi karena otak manusia memang lebih memahami pesan yang diantar melalui medium gambar bergerak dan suara ketimbang tulisan. Wahyu mengatakan otak manusia lebih cepat 80 persen menangkap pesan visual. Animasi adalah jalur yang cukup efektif karena sangat sulit kalau disampaikan melalui film biasa apalagi saat proses shooting.

  • August 25, 2015

    Efek Negatif Minuman Energi

    energy-drink

    Anda perlu mood booster untuk memulai hari Anda atau membutuhkan energi lebih untuk melakukan aktifitas. Solusinya adalah mengkonsumsi minuman energi. Namun Anda harus tahu ternyata minuman energi ini mempunyai efek samping yang kurang bagus bagi tubuh.

    Minuman energi adalah minuman yang mengandung kadar gula tinggi. Dosis gula yang tinggi membuat Anda menginginkan minuman itu terus-menerus sehingga tidak bisa lepas dari minuman tersebut setiap hari. Dan minuman energi sendiri mempunyai khasiat yang tidak terlalu lama jangka waktunya, yakni hanya satu jam.

    Jika diuraikan dalam waktu sepuluh menit, jantung dan tekanan darah melonjak.dalam waktu 15 sampai 45 menit, Anda akan merasa sangat waspada. Namun minuman yang sekalengnya berisi 27 gram gula tersebut langsung menuju aliran darah, dan berpotensi membuat kerusakan pada orang-orang yang meminumnya.

    Dan jika Anda selama 7 hari hingga 12 hari mengkonsumsi secara rutin, tubuh akan terbiasa dengan minuman itu dan akan merasakan efeknya berkurang. Jadi sebaiknya jika ingin lebih berenergi ada baiknya berolahraga dan mengkonsumsi buah-buahan atau sayuran.

  • August 25, 2015

    Menonton Film Action Bisa Menyebabkan Obesitas

    eating-and-watching-tv

    Salah satu hiburan paling murah adalah menonton televisi. Cukup bermodalkan makanan kecil dan sofa yang nyaman, Anda sudah mendapatkan hiburan maksimal. Dan ternyata ada hubungan antara televisi dan obesitas. Lalu tim peneliti dari Cornell University pun mencoba mencari tahu genre film apa yang bisa menyebabkan seseorang menggalami kegemukan.

    Hasilnya yang dipublikasikan oleh JAMA Internal Medicine pun menunjukkan orang cenderung mengkonsumsi banyak makanan saat menonton film aksi. Para peneliti ini menyarankan orang sebaiknya tidak “ngemil” saat menonton televisi.

    Televisi berkaitan dengan obesitas karena iklan makanan cepat saji serta kebiasaan duduk terus-menerus sehingga mereka tidak sadar seberapa banyak makanan yang telah mereka konsumsi. Namun kebanyakan dampak obesitas karena sering menonton televisi lebih berpengaruh kepada pria daripada wanita.

  • August 24, 2015

    Merubah Kebiasaan Menjadi Morning Person

    morning-person

    Bangun pagi bisa menjadi salah satu hal yang menyulitkan bagi mereka yang terbiasa tidur larut atau bergadang. Namun ternyata tidak sulit untuk mengubah kebiasaan Anda, dari orang yang sulit bangun pagi menjadi morning person. Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk menjadi morning person.

    1. Keseimbangan

    Sebelum terlelap Anda membutuhkan waktu satu jam untuk menenangkan diri. Hindari berkegiatan satu jam sebelum tidur untuk menghindari otak Anda bekerja berat yang dapat menganggu kualitas tidur.

     

    2. Jadwal Tidur

    Anda perlu jam tidur yang tetap. Jika terbiasa tidur larut atau bahkan begadang, maka tidurlah 15 menit lebih awal dari biasanya. Ini akan membantu Anda untuk memiliki jam tidur yang ideal.

     

    3. Rutin

    Mulai melakukan rutinitas tertentu sebelum tidur, seperti meminum teh herbal atau membaca buku. Hal ini akan membantu otak untuk tahu ketika satu kegiatan sudah dilakukan maka sudah dekat waktu tidur.

     

    4. Kondisi Perut

    Hindari kondisi lapar atau kekenyangan, terlalu banyak minum dan mengkonsumsi kopi sebelum tidur. Beberapa hal tersebut akan membuat Anda sulit untuk tidur.

     

    5. Sumber Cahaya

    Sebelum tidur sebaiknya Anda mematikan atau menghindari sumber cahaya. Karena cahaya yang masuk dapat menghambat produksi hormon melatonin yang menimbulkan rasa kantuk.

  • August 24, 2015

    Main Tetris Jika Ingin Diet Berhasil

    tetris

    Siapa pun pasti pernah memainkan permainan klasik menyusun balok asal Rusia yang dirancang oleh Alexey Pajitnov bernama Tetris. Entah itu versi digital atau menggunakan balok. Dan ternyata permainan klasik tersebut bisa membuat lupa diri dan waktu.

    Namun tidak hanya itu saja karena ada sebuah penelitian dari Plymouth University dan Queensland University of Technology bahwa Tetris dapat mengurangi keinginan merokok, menenggak minuman beralkohol, kopi, berhubungan seks, dan tidur.

    Di awal penelitian, partisipan diminta untuk berkutat dengan permainan klasik menyusun balok tersebut selama beberapa menit. Setelah itu, mereka diminta untuk melaporkan adanya keinginan konsumsi obat, makanan, dan aktivitas lain. Dan hasil yang dihimpun menunjukkan bahawa keinginan tersebut berkurang dari 70 persen menjadi 56 persen.

  • August 21, 2015

    Dampak Mengkonsumsi Ganja Untuk Kesehatan

    MARIJUANA

    Ganja atau daun cannabis memang seperti buah simalakama karena di satu sisi mempunyai dampak positif bagi kesehatan, di sisi lain bisa terjerat hukum penggunaan narkoba.

    Dan berhubungan dengan kesehatan ada sebuah penelitian National Institutes of Health (NIH), pengguna ganja kronis akan terserang berbagai macam efek negatif kesehatan secara serius dalam jangka panjang.

    Dua penelitian lain yang dipublikasikan The Lancet pada tahun 2004 dan PLoS Med pada tahun 2006, juga menunjukkan hasil serupa, bahwa selain mengalami dampak negatif bagi tubuh, pengguna ganja aktif juga akan kesulitan berinteraksi secara sosial.

    Namun hasil penelitian terbaru yang dilakukan University of Pittsburgh Medical Center justru menunjukkan para pengguna ganja yang aktif, terutama saat berada di usia remaja, tidak akan berpotensi mengalami depresi, kecemasan, psikosis, dan asma saat memasuki usia tua.

    Penelitian yang dipimpin oleh para peneliti psikologi ini berlangsung cukup panjang, yakni selama dua dekade. Pertama kali dilakukan dengan meneliti 408 pengguna ganja aktif berusia 14 tahun, para responden kemudian diikuti kehidupannya hingga merayakan ulang tahun ke-36. Sekitar 22 persen responden bahkan merupakan pengguna kronis yang merokok ganja setiap pekan.

    Setelah 20 tahun, hasil penunjukkan: ketika teman-teman sekolah para responden tersebut mulai dilanda depresi, kecemasan, dan asma pada usia pertengahan 30, mereka justru tidak mengalaminya sama sekali. Well, semua kembali lagi pada pilihan Anda.